Sunday, September 11, 2011

Kemarau, Warga Metro Kesulitan Air Bersih



METRO (Lampost): Sebagian warga di Metro mulai merasakan kesulitan air mengingat sudah sebulan setengah tak turun hujan di wilayah itu.


Sebagian warga kini hanya berharap dari sumur tetangga yang masih ada airnya, tapi itu pun terbatas. Hampir semua sumur warga di Metro mulai surut dan kekeringan.

Warga berharap ada bantuan dari Pemkot melalaui UPT PAM. "Sudah seminggu sumur kering, kami minta kepada tetangga dan saudara yang di rumahnya masih aman air," kata Ujang, warga Hadimulyo.

Kondisi yang sama dialami sejumlah warga yang tinggal di daerah Polos, Iringmulyo, Yosodadi, serta sebagian di Tejosari dan Tejoagung.

Warga sudah memilih membeli air dan sumur tetangga yang bisa dimanfaatkan. Beberapa masjid pun menjadi tempat warga meminta air, karena air di sana masih bisa dimanfaatkan.

Kondisi kesulitan air warga direspons Komisi II DPRD Metro. Anggota Komisi II Nasrianto mengatakan akan meminta pemerintah membantu menyuplai air melalaui PAM air bersih.

Sebab, air menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari, mengingat kesulitan air bisa berimbas pada kesehatan. "Kami akan meminta Wali Kota untuk menginstruksikan UPT PAM menyuplai air ke masyarakat," kata dia di ruang kerajnya, Jumat (9-11).

Nasrianto mengaku sudah ada laporan dari masyarakat ke Dewan menyusul kondisi kesulitan air saat ini. Bahkan, warga di sekitar rumahnya di seputaran Hadimulyo pun sebagian besar sudah mengalami kekeringan.

Selain itu, kata dia, Komisi II juga akan mengusulkan ke Dinas Tata Kota untuk menyiapkan tempat-tempat penampungan air berupa tong atau bak air plastik yang diletakkan di seputar daerah kesulitan air. Dengan begitu, warga bisa mendapat air dari tong-tong yang disiapkan. (CAN/D-3)

No comments:

Post a Comment